Jumat, 06 Agustus 2010

http://missbantul.wordpress.com/2008/10/10/lirik-seroja-duo-versi/ ‎

etelah mencoba bernyanyi dan menyimak lirik Seroja yang menjadi backsound nya laskar pelangi, ternyata lirik yang saya copy paste dan udah tayang di blog ini kowq ternyata berbeda ya?! Alih-alih minta bantuan Mbah Google ternyata ada versi lain yang hampir mirip dengan yang dinyanyiin Veris Yamarno & Marakama itu. hanya kata Mari bersama oh sayang memetik bulan diganti menjadi Mari bersama oh ade memetik bulan ini nih liriknya :

Seroja - Iis Dahlia

Mari menyusun seroja bunga seroja
Hiasan sanggul remaja putri remaja
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja
Pujalah ia oh saja sekedar saja

Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung
Mengapa kau bermenung oh adik berhati bingung
Janganlah engkau percaya dengan asmara
Janganlah engkau percaya dengan asmara

Sekarang bukan bermenung dalam termenung
Sekarang bukan bermenung dalam termenung
Mari bersama oh sayang memetik bulan
Mari bersama oh sayang memetik bulan

Reff

Mari menyusun seroja bunga seroja
Hiasan sanggul remaja putri remaja
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja
Pujalah ia oh saja sekedar saja

Source: "http://www.dangdutku.com"

(ups situs lagu ndangndut lho!!)

entah lah mana yang sebenar-benarnya lirik seroja!! karena saya tidak besar di era lagu ini nge-hits! ada yang bisa ngasih petunjuk?

Kamis, 05 Agustus 2010

Permalink: http://missbantul.wordpress.com/2008/10/13/paket-taberu/

Pagi ini saya masuk kantor seperti biasa. Rutinitas pekerjaan pun telah berlangsung ketika skitar pukul 09.30 WITA, sekretaris kepala kantor menghampiri saya dan menyodorkan sesuatu kepada saya:

"Mba, ada paket"

Setelah berucap terimakasih, saya iling-ilingi (melihat dengan saksama secara keseluruhan.penulis) paket tersebut. Menggunakan amplop cetakan Kantor Pusat instansi saya, paket itu tanpa nama pengirim, baik yang melekat pada paket maupun yang tercantum pada resi pengiriman barang dari perusahaan ekspedisi. (ada fotonya tp gausah di upload ya Mba, takut ketahuan :P) Hanya tulisan tangan yang sedikit saya kenali dan sedikit clue yg saya ingat dari percakapan d gtalk dengan salah seorang teman beberapa hari yang lalu yang menanyakan nama lengkap saya dikarenakan ada seorang teman yang ingin mengirim sesuatu..
Menimang isi paket, hemm,, tidak berat dan bentuknya bergelembung..
Melihat resi pengiriman, disebutkan bahwa paket tersebut adalah 'doc' yang berarti dokumen.
Saya pun bertanya dalam hati sambil sedikit deg-degan, apakah gerangan isi di dalam paket ini?!

jeng.. jeng.. jeng...

Amplop pun saya buka.. dan isinya....

jeng.. jeng.. jeng...

13102008695

13102008696

Sekantung makanan ringan yang menurut pembungkusnya berasal dari Korea, berjudul TABERU Korean Style Fried Seaweed, berlabel halal.. meminta bantuan Mbah Google untuk mencari arti kata Taberu, ternyata berarti makan ya?!

:oh, bener2 baru sekali ini saya melihatnya... sambil berfikir Fried Seaweed berarti rumput laut goreng..

:oh, makin dibuat penasaran, saya pun bersegera membuka kemasan.. Ugghh,, lumayan menguras tenaga karena kantungnya terlalu kuat, susah banget buat di sobek. Apa gini ya, kemasan snack bertaraf ekspor?! (katrok mode on). Akhirnya minta pertolongan mas pemes alias cutter deh buat membukanya..

dan...

jeng.. jeng.. jeng...

akhirnya muncullah penampakan seperti dalam foto di atas.. kremes-kremes saya coba satu lembar rumput laut kering itu. nyam-nyam.. rasanya gurih dan yang jelas Rumput laut banget!!!

Wuaahh Mba Dev inikah yang disebut Nori????

Inikah jawaban dari rasa penasaran saya terhadap bentuk dan rasa Nori yang selama ini saya pertanyakan pada Mba Devi?!

Nyam, nyam, nyam, enak, enak, enak!! Teri'makasih ya Mba Dev, atas paketnya yang sudah saya terima dg selamat, sehat wal afiat dan juga atas perkenalan Norinya padakuw,,, sekarang aku udah nda penasaran lagi :) Thank You very much, Sist!!

http://missbantul.wordpress.com/2008/10/13/resep-soto-jember-buat-dks/

Especially buat Dian Kenanga Sari, postingan ini saya sadur langsung dari tulisan tangan Ibu-nya Lisa, sewaktu saya berkunjung ke Jember akhir bulan Mei 2008 yang lalu:

Soto ala Ibu-nya Lisa

soto
soto

Bahan:

  1. kecambah pendek/tauge
  2. kobis/kol
  3. kentang goreng/rebus
  4. ayam
  5. tomat
  6. seledri & bawang goreng

Bumbu:

  1. merica, garam
  2. kemiri, sedikit gula
  3. jahe, laos, sereh, daun jeruk purut, kunyit
  4. bawang putih diiris serong

Cara memasak:

  1. ayam direbus dan airnya dibuat kaldu
  2. setelah ayam agak lunak, diangkat ditiriskan dan digoreng
  3. bumbu dihaluskan, kecuali sereh dan daun jeruk purut
  4. tumis sereh dan bumbu yang sudah halus sampai wangi, lalu masukkan kuah kaldu
  5. atur dalam mangkuk, kecambah pendek, kol, kentang, irisan ayam, toamt, selederi dan bawang goreng
  6. beri kuah panas secukupnya

sambal:

cabe & kemiri digoreng, kemudian dihaluskan, ditambah dengan garam dan diberi air jeruk nipis.

Teruntuk:

  1. Dian : Nah, Nong, itulah resep soto yang ditulis langsung oleh Ibunya Lisa. udah aku muat, berarti ga perlu dikirim yaa! Emm kalo aku lagi di jakarta, masakin po'o!! biar aku bisa icip-icip. Okey?!
  2. Ibunya Lisa : makasih Ibu atas resepnya, mohon maaf ini saya posting di blog biar tidak lupa. mudah-mudahan saduran saya tidak salah.
  3. de Lisa : cepet sembuh ya de!! kita menantikanmu sehat kembali biar bisa jalan-jalan bareng lagi. tetap semangat!!! Royalti?! ehemm,, no adsense kiy!!

mengenang de Lisa,,, tutup usia pada akhir November 2008,,,

http://missbantul.wordpress.com/2008/08/30/maharani-the-imperial-woman/

Pfuff,, akhirnya selesei juga,,, ntah dah berapa lama aku baca Maharani, tapi ga kelar-kelar!! ntah karena mood bacaku yg buruk (oh, lagyi-lagyi soal mood) ataw emang karena critanya yg njlimet,,

tapi sebenernya ga juga sie, meski novel terjemahan, tata bahasa dalam novel ini mudah ditangkep n alurnya enak diikuti,, mungkin krn aku lagyi males baca aja kali yah?! baca beberapa lembar terus stop,, maw baca lagyi ketiduran,, buka-buka lagyi, dah cape duluwan (mang ga niat kali yah?) alhasil, novel ini blom final dibaca, dah aku selingi dengan 2 novel lainnya deh,, but semalem aku akhirnya menamatkan kata terakhir dari Maharani,,

Waow!! d real imperial women!! Dari seorang yang biasa2 ajah menjadi wanita penguasa di negeri yang besar!! seperti bisa dibaca dalam resensi novel ini, Orchid (Tzu Hsi kecil) rela meninggalkan Jung Lu sanak yang dia cintai dan telah dijodohkan dengannya, demi menjadi selir kaisar Takhta Naga. Permaisuri Sang Kaisar yang lemah tak lain adalah saudara semarganya yang bernama Sakota.

Intrik-intrik khas kerajaan untuk merebut kekuasaan terjadi dalam sepanjang hidupnya. dari semasa kaisar suaminya berkuasa, kemudian digantikan putranya hingga meninggal di usia yang masih belia, terus takhta digulirkan kepada kemenakannya, Tzu Hsi tetap menjadi Maharani, orang yang sebenarnya paling berkuasa dalam di Dinasti Manchu. Tzu Hsi digambarkan sebagai seorang yang mempunyai kesempurnaan fisik dan menjunjung tinggi sopan santun, lembut tapi juga ambisius dan kejam. Dua pribadi yang amat sangat berlawanan. Tzu Hsi sangat mencintai keindahan, kemegahan, dan kekuasaan..

hemm, membaca novel ini serasa ikut capek.. Secara, sepanjang hidupnya Hzu Tsi terus berusaha mempertahankan kekuasaannya.. (to be continued)

http://missbantul.wordpress.com/2008/10/29/gto-banjir-lagi/

banjir gto
banjir gto

Hemm,, lagi-lagi Gorontalo banjir..

Hari itu, Ahad, 26 Oktober 2008, sedianya Paguyuban Keuangan Provinsi Gorontalo yang beranggotakan instansi vertikal DepKeu dan mitra kerjanya (bank, pos, taspen, n asuransi) yang berada di Provinsi Gorontalo, mengadakan acara jalan santai dan donor darah dalam rangka memperingati HUT Keuangan RI. Agenda acara dimulai pukul 06.00 WITA, start n finish di halaman Kanwil XXVI Ditjen PBn GTO.

  • 05.00 WITa masih nonton tipi, nunggu air panas n siap2 membuka PoP Mie..
  • 05.30 WITa weee lhadalah, kowq hujan turun... hemm, jadi engga ya??
  • 06.00 WITa temen nyamperin ke kamar sebelah lengkap membawa mertua, istri dan bayi chinese nya.. hujan turun lumayan deras
  • 06.30 WITa dengan mengenakan pakaian OR lengkap plus topi, saya berjalan menuju ruas jalan. Hujan masih rintik.. peserta jalan santai mulai bergerak. Tiba2 ada yg memanggil : "Mbaaaakkk". Menoleh ke kiri, tampak seorang makhluk bernama Ridho telah berdiri di sudut perempatan. karena niat dari semalam pengen ikut mbagiin kupon snack, saya pun berjalan ke arahnya.
  • peserta kemudian mulai melintas di depan kami. nampak para pejabat turut berpartisipasi dalam jalan santai itu.
  • 07.00 WITa satu dua peserta talah mengambil kupon snack yang berarti hampir mendekati finish. dan hujan pun semakin deras. banyak dari mereka yang naik bentor dan mobil. kami pun menyodorkan kupon snack kepada para peserta yang kehujanan itu. acara jalan santai bubar..
  • 07.15 WITa karena semakin deras, saya memutuskan untuk pulang ke kosn dan berganti baju, sbelum pergi ke Kanwil untuk sekedar melihat-lihat swasana. namun niat itu saya urungkan karena hujan sangat deras mengguyur. sebagai alternatif, saya pun menonton acara televisi sambil sesekali menyeruput teh tubruk..
Sesiangan itu hujan mereda sesaat untuk kemudian turun lagi dengan sangat derasnya.

Sore hari, selepas mandi, hujan sudah tidak turun lagi. Bergegas saya keluar untuk membuang sampah. Ternyata tanpa saya sadari, bumi ini bergoyang. Tetangga kamar tergesa keluar bersama si Daffy di dekapan berteriak "Gempa, Budhe!!"!! Ohh, saya sama sekali tidak merasakan karena dalam posisi berdiri. Namun kabel listrik yang melintas di tepi jalan masih terlihat bergoyang-goyang. Saya kemudian memanggil bentor, berniat untuk membeli sesuatu di supermarket. Hemm, parit di sekitar kosn ternyata sudah meluber. Tidak biasany

perempatan deket kantor_1
perempatan deket kantor_1

a hal ini terjadi. Beberapa sungai di tepi ruas jalan juga terlihat hampir meluap airnya..

Selepas Isya, hujan tak terkira derasnya turun lagi, demikian seterusnya hingga semalaman hujan turun tiada reda. Alhasil Senin subuh, , 27 Oktober 2008, begitu melongok ke jendela, halaman tampak sudah tergenang air.

Gorontalo banjir seharian itu. Kantor tetep beroperasi meski stakeholders yang datang, bisa dihitung. yang terlihat dimana-mana adalah air, air, dan air. Ironisnya, meski air terlalu melimpah, namun kami sempat kesulitan air bersih karena PAM mati. hemm, efek dari banjir..


siang tadi, di hari yg sama saat saya me re-post subject ini, gorontalo juga lagi dalam keadaan banjir karena hujan semaleman yang deras mengguyur,, hesyeeeehh banjir lagii.. banjir lagi...