Jumat, 06 Agustus 2010

http://missbantul.wordpress.com/2008/09/30/mudik-1-bandar…udin-gorontalo/

Sesuai hari mudik yang telah saya tentukan sendiri, pada hari itu saya bersama beberapa teman lainnya berangkat bersama-sama menuju Bandara Jalaludin Gorontalo. Kami berkonvoi dengan menggunakan tiga mobil taksi plat hitam (karena memang tidak ada taksi "resmi" plat kuning di kota ini) yakni 2 (dua) Vios dan 1 (satu) Taruna..

Selepas subuh kami berkumpul di kantor yang sebelumnya sudah kita tetapkan as the best meeting point. jalanan sudah mulai ramai meski subuh baru terdengar beberapa saat yang lalu..Taksi melaju berarak-arakan laksana sedang mengantar orang yang sedang punya gawe besar.. (Yaiyalah Mudik kan memang salah satu gawe besar di negeri ini..)

05.30 WITA, kami sampai di bandara. Namun, pesawat kami yang sedianya terbang pukul 06.00 WITA ternyata belum hadir. Petugas mengabarkan bahwa pesawat tsb delayed (hemm, pagi-pagi sudah delay!! semoga tidak menjadi kebiasaan bagi semua armada pengangkut transportasi massa!!)

Melewati X-Ray, salah satu teman kami, Ridho, mendapatkan masalah. Kardus yang dia bawa dicurigai mengandung unsur yang dilarang untuk diterbangkan. hanya sebuah botol!! Sewaktu ditanya mengenai barang terlarang itu, temen saya menyebut merk salah satu sirup terkenal yang mudah banget ditemukan dimana-mana. Dan sepertinya, penjelasan temen kami ini tidak membuat si petugas menjadi percaya!! (bagus, Pak!! tingkatkan kewaspadaan!). Akhirnya kardus pun dibuka untuk membuat petugas yakin bahwa pernyataan teman saya tadi benar (emang dia bener koq! wong dia bawa mudik bingkisan lebaran dari koperasi kantor kami..) <<<<>

Lepas dari X-Ray, kami pun menuju meja check in. barang yang saya bawa kebetulan bisa ditenteng semua, satu buah tas ransel, satu tas cangklong dan dua kardus. hemm, pikir saya 'aman ga ada bagasi, ga perlu nungguin bagasi nanti di Jakarta.' Tapi ternyata, mimpi saya berakhir ketika si Uda Picture 043mengendus bau yang keluar dari kardus-kardus di sekitar dia berdiri.. "bau sesuatu!!" katanya. Refleks karena sedari awal saya sadar bahwa salah satu kardus saya ada yg memuat barang beraroma tajam, saya langsung mengacungkan kardus itu ke hidung Uda! Sontak dia langsung bertanya : "Ughh,, Mba bawa apa?" dan dengan santainya saya jawab "ikan asin" Ehh reaksi dia sdikit berlebihan!! "Mba, ikan asin tuh harus masuk bagasi!! kalo dibawa dikabin terus AC-nya bocor gmn? Bisa pingsan satu pesawat Mba!" Mendengar penuturan dia, rada panik juga saya! Malu aja nanti kalau pada akhirnya kardus itu dibagasikan oleh pramugari karena baunya yang menyengat.. (sebetulnya ga begitu bau lho, cz sudah ditaburi kopi). Then, daripada bermasalah, akhirnya saya turuti juga saran si Uda. Uda menyambut niat baik saya. Dia membantu bilang ke petugas check in nya kalau kardus mini itu harus dibagasikan karena isinya ikan asin (duwh ga sampai hati deh, bilangnya!! malu duluwan). Picture 046

Untung petugas check in nya adalah kenalan para Genk Mot, jadi lumayan mudah lah, meski nomor seat sudah terprint.. Lepas dengan masalah teri (oh ya, ikan asin itu bernama teri) kami pun menuju ruang tunggu..

Picture 029

Di Ruang Tunggu kami berpisah dengan Ridho. Tujuan mudik dia adalah yang terbeda dari kami ber-enam. Pesawat kami pun berbeda karena kebetulan maskapai yang kami berenam pilih adalah penerbangan direct ke Jakarta tanpa transit di Kota Anging Mamiri, kota tujuan mudik Ridho. karena delayed, selisih boarding antara pesawat kami pun hanya skian menit dari selisih satu jam yang seharusnya..

Dan akhirnya kami pun di berangkatkan..

Picture 013Picture 039

Picture 044Picture 045

Picture 047Picture 049

Picture 050

Sampai Jumpa di Jakarta...

1 komentar:

tan3 mengatakan...

tan3a.wordpress.com
tantriapriansyah@gmail.com
222.124.250.25
2008/10/06 at 10:37 am

mbak’e ki wong ndeso to?!
naek pesawat kok bawa teri :D
tapi karna kebagian yawis teri’makasih :D

*** Nggih cah bagus, lha wong daerah asale mbak’e ikiy berasal dari daerah mBantul pake ‘m’ yang masuk kategori daerah ndeso krn pake ‘m’. tp asal kau tau anak muda! ada daerah yg lebih ndueso lagi krn daerah itu berawalan dengan hrurf T :P
bener wes, jd inget lagunya afghan..