Kamis, 05 Agustus 2010

http://missbantul.wordpress.com/2008/10/13/resep-soto-jember-buat-dks/

Especially buat Dian Kenanga Sari, postingan ini saya sadur langsung dari tulisan tangan Ibu-nya Lisa, sewaktu saya berkunjung ke Jember akhir bulan Mei 2008 yang lalu:

Soto ala Ibu-nya Lisa

soto
soto

Bahan:

  1. kecambah pendek/tauge
  2. kobis/kol
  3. kentang goreng/rebus
  4. ayam
  5. tomat
  6. seledri & bawang goreng

Bumbu:

  1. merica, garam
  2. kemiri, sedikit gula
  3. jahe, laos, sereh, daun jeruk purut, kunyit
  4. bawang putih diiris serong

Cara memasak:

  1. ayam direbus dan airnya dibuat kaldu
  2. setelah ayam agak lunak, diangkat ditiriskan dan digoreng
  3. bumbu dihaluskan, kecuali sereh dan daun jeruk purut
  4. tumis sereh dan bumbu yang sudah halus sampai wangi, lalu masukkan kuah kaldu
  5. atur dalam mangkuk, kecambah pendek, kol, kentang, irisan ayam, toamt, selederi dan bawang goreng
  6. beri kuah panas secukupnya

sambal:

cabe & kemiri digoreng, kemudian dihaluskan, ditambah dengan garam dan diberi air jeruk nipis.

Teruntuk:

  1. Dian : Nah, Nong, itulah resep soto yang ditulis langsung oleh Ibunya Lisa. udah aku muat, berarti ga perlu dikirim yaa! Emm kalo aku lagi di jakarta, masakin po'o!! biar aku bisa icip-icip. Okey?!
  2. Ibunya Lisa : makasih Ibu atas resepnya, mohon maaf ini saya posting di blog biar tidak lupa. mudah-mudahan saduran saya tidak salah.
  3. de Lisa : cepet sembuh ya de!! kita menantikanmu sehat kembali biar bisa jalan-jalan bareng lagi. tetap semangat!!! Royalti?! ehemm,, no adsense kiy!!

mengenang de Lisa,,, tutup usia pada akhir November 2008,,,

http://missbantul.wordpress.com/2008/08/30/maharani-the-imperial-woman/

Pfuff,, akhirnya selesei juga,,, ntah dah berapa lama aku baca Maharani, tapi ga kelar-kelar!! ntah karena mood bacaku yg buruk (oh, lagyi-lagyi soal mood) ataw emang karena critanya yg njlimet,,

tapi sebenernya ga juga sie, meski novel terjemahan, tata bahasa dalam novel ini mudah ditangkep n alurnya enak diikuti,, mungkin krn aku lagyi males baca aja kali yah?! baca beberapa lembar terus stop,, maw baca lagyi ketiduran,, buka-buka lagyi, dah cape duluwan (mang ga niat kali yah?) alhasil, novel ini blom final dibaca, dah aku selingi dengan 2 novel lainnya deh,, but semalem aku akhirnya menamatkan kata terakhir dari Maharani,,

Waow!! d real imperial women!! Dari seorang yang biasa2 ajah menjadi wanita penguasa di negeri yang besar!! seperti bisa dibaca dalam resensi novel ini, Orchid (Tzu Hsi kecil) rela meninggalkan Jung Lu sanak yang dia cintai dan telah dijodohkan dengannya, demi menjadi selir kaisar Takhta Naga. Permaisuri Sang Kaisar yang lemah tak lain adalah saudara semarganya yang bernama Sakota.

Intrik-intrik khas kerajaan untuk merebut kekuasaan terjadi dalam sepanjang hidupnya. dari semasa kaisar suaminya berkuasa, kemudian digantikan putranya hingga meninggal di usia yang masih belia, terus takhta digulirkan kepada kemenakannya, Tzu Hsi tetap menjadi Maharani, orang yang sebenarnya paling berkuasa dalam di Dinasti Manchu. Tzu Hsi digambarkan sebagai seorang yang mempunyai kesempurnaan fisik dan menjunjung tinggi sopan santun, lembut tapi juga ambisius dan kejam. Dua pribadi yang amat sangat berlawanan. Tzu Hsi sangat mencintai keindahan, kemegahan, dan kekuasaan..

hemm, membaca novel ini serasa ikut capek.. Secara, sepanjang hidupnya Hzu Tsi terus berusaha mempertahankan kekuasaannya.. (to be continued)

http://missbantul.wordpress.com/2008/10/29/gto-banjir-lagi/

banjir gto
banjir gto

Hemm,, lagi-lagi Gorontalo banjir..

Hari itu, Ahad, 26 Oktober 2008, sedianya Paguyuban Keuangan Provinsi Gorontalo yang beranggotakan instansi vertikal DepKeu dan mitra kerjanya (bank, pos, taspen, n asuransi) yang berada di Provinsi Gorontalo, mengadakan acara jalan santai dan donor darah dalam rangka memperingati HUT Keuangan RI. Agenda acara dimulai pukul 06.00 WITA, start n finish di halaman Kanwil XXVI Ditjen PBn GTO.

  • 05.00 WITa masih nonton tipi, nunggu air panas n siap2 membuka PoP Mie..
  • 05.30 WITa weee lhadalah, kowq hujan turun... hemm, jadi engga ya??
  • 06.00 WITa temen nyamperin ke kamar sebelah lengkap membawa mertua, istri dan bayi chinese nya.. hujan turun lumayan deras
  • 06.30 WITa dengan mengenakan pakaian OR lengkap plus topi, saya berjalan menuju ruas jalan. Hujan masih rintik.. peserta jalan santai mulai bergerak. Tiba2 ada yg memanggil : "Mbaaaakkk". Menoleh ke kiri, tampak seorang makhluk bernama Ridho telah berdiri di sudut perempatan. karena niat dari semalam pengen ikut mbagiin kupon snack, saya pun berjalan ke arahnya.
  • peserta kemudian mulai melintas di depan kami. nampak para pejabat turut berpartisipasi dalam jalan santai itu.
  • 07.00 WITa satu dua peserta talah mengambil kupon snack yang berarti hampir mendekati finish. dan hujan pun semakin deras. banyak dari mereka yang naik bentor dan mobil. kami pun menyodorkan kupon snack kepada para peserta yang kehujanan itu. acara jalan santai bubar..
  • 07.15 WITa karena semakin deras, saya memutuskan untuk pulang ke kosn dan berganti baju, sbelum pergi ke Kanwil untuk sekedar melihat-lihat swasana. namun niat itu saya urungkan karena hujan sangat deras mengguyur. sebagai alternatif, saya pun menonton acara televisi sambil sesekali menyeruput teh tubruk..
Sesiangan itu hujan mereda sesaat untuk kemudian turun lagi dengan sangat derasnya.

Sore hari, selepas mandi, hujan sudah tidak turun lagi. Bergegas saya keluar untuk membuang sampah. Ternyata tanpa saya sadari, bumi ini bergoyang. Tetangga kamar tergesa keluar bersama si Daffy di dekapan berteriak "Gempa, Budhe!!"!! Ohh, saya sama sekali tidak merasakan karena dalam posisi berdiri. Namun kabel listrik yang melintas di tepi jalan masih terlihat bergoyang-goyang. Saya kemudian memanggil bentor, berniat untuk membeli sesuatu di supermarket. Hemm, parit di sekitar kosn ternyata sudah meluber. Tidak biasany

perempatan deket kantor_1
perempatan deket kantor_1

a hal ini terjadi. Beberapa sungai di tepi ruas jalan juga terlihat hampir meluap airnya..

Selepas Isya, hujan tak terkira derasnya turun lagi, demikian seterusnya hingga semalaman hujan turun tiada reda. Alhasil Senin subuh, , 27 Oktober 2008, begitu melongok ke jendela, halaman tampak sudah tergenang air.

Gorontalo banjir seharian itu. Kantor tetep beroperasi meski stakeholders yang datang, bisa dihitung. yang terlihat dimana-mana adalah air, air, dan air. Ironisnya, meski air terlalu melimpah, namun kami sempat kesulitan air bersih karena PAM mati. hemm, efek dari banjir..


siang tadi, di hari yg sama saat saya me re-post subject ini, gorontalo juga lagi dalam keadaan banjir karena hujan semaleman yang deras mengguyur,, hesyeeeehh banjir lagii.. banjir lagi...

Kamis, 29 Juli 2010

http://missbantul.wordpress.com/2008/08/27/ough/

Sekedar menjembatani keinginan untuk menulis meski niatan itu timbul tenggelam seiring dengan mood mode yang berlaku,,,
Sekedar menyambung atau lebih tepatnya memperbaharui blogku Piponk yang musnah domainnya,,
dan...
Sekedar meramaikan dunia perblogan yang kian hari (yakin wes, meski tanpa survei) kian marak,,,
Smoga ini bukan sekedar hangat-hangat t*** ayam,,,
Smoga ini bukan sekedar kebiasaan latah yang membudaya di (maaf) sebagian komunitas masyarakat..
dan...

smoga dengan ini aku bisa menggali kemampuan untuk membiasakan budaya menulis..

repost edition

hai bloggers,,
lamma nda nulis nih,,,
pakabar semuaa??

hmm ni nongol jg cuma sekedar meminimalisir sampah di dunia maya,,
berhubung dulu sempet mengelola dua blog, daripada gak keurus dua2nya dan hanya memenuhi quota nya mba maya, maka kali ini sy akan mengakuisisi blog ke blogspot smuaah,,

dan, karena ternyata proses import blog tidak berjalan seperti yg diharapkan,, maka sbagai jurus untuk mengabadikan tulisan yang pernah sy tulis di blog satunya, maka postingan yg pernah terbit pada akun WP saya pindahkan k blog ini,,,
dengan kata lain,, postingan setelah ini merupakan repost dari blog saya di WP

setelah semua ter-repost dg baik, mk blog WP saya nyatakan ditutup untuk umum.
demikian, mohon maaf atas ketidanyamanan ini :P